• AddressJl. Gatot Subroto No.100, Yosodadi
  • Email
  • Contact(0725) 42445

Mahasiswa Magister Pendidikan IPA UM Metro Ikuti Pelatihan Jurnalistik untuk Perkuat Dakwah Literasi Mendunia

METRO – Mahasiswa Program Magister Pendidikan IPA Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) mengikuti Pelatihan Jurnalistik yang berlangsung selama dua hari, 27–28 Juni 2026, di Aula A.R. Fachrudin UM Metro. Kegiatan yang diselenggarakan oleh PKS-KUI UM Metro bekerja sama dengan MPI PDM Kota Metro ini menghadirkan Pimpinan MediaGuru, Eko Prasetyo, sebagai narasumber utama.

Pelatihan mengangkat tema penguatan kemampuan menulis berita, feature, opini, dan esai sebagai bagian dari dakwah literasi mendunia. Selama kegiatan, peserta memperoleh materi mengenai teknik penulisan yang sesuai dengan kaidah jurnalistik sekaligus praktik menyusun berbagai jenis karya tulis.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi ketika Eko Prasetyo mengawali materi tentang pentingnya pembahasaan dalam penulisan berita. Menurutnya, kemampuan memilih diksi dan menyusun kalimat yang tepat menjadi kunci agar informasi yang disampaikan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

"Tantangan menjadi jurnalis cukup kompleks di era digital saat ini, sehingga dibutuhkan pelatihan-pelatihan serupa untuk membenahi cara menulis berita supaya sudut pandang pembaca sesuai dengan fakta yang ada," ujar Eko Prasetyo.

Salah satu peserta, Theo Prastio, mengaku memperoleh banyak pengalaman baru melalui pelatihan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan tidak hanya meningkatkan keterampilan menulis berita, tetapi juga memperluas pemahaman mengenai penggunaan bahasa yang baik serta strategi menyusun berbagai jenis tulisan.

"Terima kasih atas kesempatan ini. Pelatihan ini merupakan pengalaman luar biasa bagi saya untuk mengasah kemampuan menulis, bukan hanya berita, tetapi juga memberikan pengetahuan baru terkait pembahasaan yang benar serta tips dan trik dalam menulis berbagai jenis tulisan," ungkap Theo.

Pada akhir pelatihan, Eko Prasetyo memberikan pesan kepada seluruh peserta agar terus berkarya melalui tulisan. Ia menegaskan bahwa tulisan memiliki nilai yang akan terus hidup dan memberi manfaat bagi banyak orang.

"Yang terucap akan lenyap, dan yang tertulis akan abadi," pesannya.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan bermanfaat, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya literasi dan menyebarluaskan nilai-nilai dakwah melalui tulisan yang berkualitas. (mr/tp)